SKRIPSI EKONOMI [IDTESIS SOFT-04/SKRIPSI-PDF/KODE SO.15]

1 ANALISIS INEFISIENSI BIAYA ADMINISTRATIF DALAM PENGUMPULAN PENDAPATAN DAERAH : KASUS KABUPATEN / KOTA DI SUMATERA TAHUN 2005, 09
2 ANALISIS INTENSITAS PERDAGANGAN INTRADAERAH DAN ANTARDAERAH DI INDONESIA BERDASARKAN DATA IRIO 2000 DAN 2005, 09
3 ANALISA JUMLAH PERMINTAAN MINYAK TANAH BERKAITAN DENGAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENGHEMATAN APBN MELALUI KEBIJAKAN KONVERSI PENGGUNAAN MINYAK TANAH KE LPG, 08
4 ANALISA FAKTOR PEMBENTUK PERMINTAAN TRANSPORTASI SEPEDA DENGAN PENDEKATAN STRUCTURAL EQUATION MODEL (sEM) STUDI KASUS KOMUNITAS BIKE TO WORK, 08
5 IMPLIKASI LIBERASI MIGAS TERHADAP KINERJA INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI DI INDONESIA, 08
6 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH TABUNGAN MASYARAKAT SEBELUM DAN SETELAH KRISIS DI INDONESIA : 1990-2006, 08
7 ANALISIS ARAH TRANSFORMASI STRUKTURAL PADA SEKTOR PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER: PENDEKATAN ESTIMASI ELASTISITAS TENAGA KERJA DAN ANALISIS SHIFT SHIFT-SHARE, KASUS 5 KOTA BESAR DI INDONESIA, 08
8 ANALISA SIMULASI BAGI HASIL PAJAK PERTAMBAHAN NILAI TERHADAP KETIMPANGAN VERTIKAL DAN HORIZONTAL DI INDONESIA PADA ERA DESENTRALISASI, 08
9 ANALISA EFEKTIFITAS KEBIJAKAN MONOPOLI DALAM INDUSTRI RUMAH POTONG HEWAN DI DKI JAKARTA, 08
10 OPTIMAL RULES BAGI INSTRUMEN KEBIJAKAN MONETER DI INDONESIA : PENGUJIAN EMPIRIS MODEL GUENDER, 08
11 STABILITAS PERMINTAAN UANG: STUDI KASUS INDONESIA PERIODE 1993.1-2007.8 , 08
12 ANALISIS PERHITUNGAN NILAI FEEDBACK EFFECT DAN VARIABEL-VARIABEL EKONOMI YANG MEMENGARUHI DENGAN DATA IRIO 1995 DAN 2000, 08
13 ANALISA KOMPARASI STRUKTUR PASAR INDUSTRI LISTRIK: STUDI KASUS INDUSTRI LISTRUK INGGRIS, PERANCIS, INDIA, JEPANG, TEXAS DAN CALIFORNIA, 08
14 PENGARUH PERKEMBANGAN PASAR MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMU 7 PERBANKAN DI INDONESIA PADA TRIWULAN I 1995 - TRIWULAN III 2007, 08
15 PENERAPAN STRATEGI BUNDLING PADA INDUSTRI TELEVISI BERLANGGANAN DI INDONESIA: ANALISA PROFITABILITAS DAN DAMPAKNYA TERHADAP WELFARE MASYARAKAT, 08
16 DETERMINAN PERTUMBUHAN PRODUKTIVITAS FAKTOR TOTAL (TFP) INDUSTRI KAYU LAPIS DI INDONESIA, 08
17 ANALISIS PENGARUH MUTU MODAL MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, PERBEDAAN PERTUMBUHAN REGIONAL, DAN PERKEMBANGAN UKURAN PROVINSI DI INDONESIA, SERTA FAKTOR-FAKTOR DETERMINASINYA, 09
18 ANALISA PERTUMBUHAN DAN KEMAMPUAN BERTAHAN PERUSAHAAN DI INDUSTRI PENGERGAJIAN KAYU (1994-2002), 08
19 PENGARUH PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI; KASUS REGIONAL INDONEISA 1985-2003, 07
20 PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DAN TINGKAT BAGI HASIL TERHADAP PENDANAAN PADA BANK MUAMALAT INDONESIA, 07
21 PENGARUH PENDAERAHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN TERHADAP TAX EFFORT PAJAK DAERAH: SIMULASI KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA TAHUN 2001-2003, 07
22 IMPLIKASI AKUISISI TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN INDUSTRI AIR MINUM DALAM KEMASAN DI INDONESIA: PANEL AQUA DAN ADES, 07
23 VARIABEL-VARIABEL PENGARUH PERFORMA INDUSTRI PENGOLAHAN KAKAO, 07
24 FAKTOR PENENTU KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA INDONESIA: ANALISA KEMISKINAN DINAMIS MENGGUNAKAN DATA PANEL IFLS 1997 DAN 2000, 07
25 EFEKTIVITAS KEBIJAKAN MONETER DALAM MENANGANI DAMPAK VARIABEL SHOCK EKSTERNAL PADA REZIM NILAI TUKAR MENGAMBANG BEBAS (MODEL STRUCTURAL VAR: PERIODE 1887:8-2006:12), 07
26 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INVESTASI PORTOFOLIO INTERNASIONAL INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA ASEAN, AMERIKA SERIKAT DAN JEPANG (SUATU PENDEKATAN GRAVITY MODEL DALAM KEUANGAN INTERNASIONAL), 07
27 ANALISA EFISIENSI PERBANKAN INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIST STUDY KASUS 25 BANK DENGAN DPK TERBESAR TAHUN 2001-2005, 07
28 ANALISIS PERKEMBANGAN KEMAJUANJ TEKNOLOGI SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR DI INDONESIA, 07
29 ANALISA EFISIENSI PRODUKSI PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI SELULER INDONESIA, 07
30 ANALISIS MEKANISME TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER JALUR SUKUY BUNGA DALAM KERANGKA INFLATION TARGETING, 07
31 ANALISIS EFEK LIMPAHAN MODAL MANUSIA ANTAR INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN SEDANG DI KOTA MEDAN, BATAM, PALEMBANG, JAKARTA, SURABAYA, BANJARMASIN, DAN MAKASAR PADA PERIODE 1995-1997, 07
32 PENGARUH INTEGRASI EKONOMI ASEAN TERHADAP KAPASITAS PAJAK NEGARA-NEGARA ANGGOTANYA: ANALISIS SEBELUM DAN SESUDAH AFTA TAHUN 1990-2004, 07
33 PENGARUH INFRASTRUKTUR EKONOMI, SOSIAL DAN ADMINISTRASI/INSTUSI TERHADAP PERTUMBUGAN PROPINSI-PROPINSI DI INDONESIA, 09
34 ANALISIS EKONOMI KEJAHATAN PROPERTI DI INDONESIA TAHUN 2005, 07
35 ANALISA STRUKTUR PASAR INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI INDONESIA (1997-2006): ANALISA CONCENTRATION RATIO (CR) DAN HIRSCHMAN HERFINDAHL INDEX (HHI), 07
36 ANALISIS PENGARUH PERILAKU WISATAWAN TERHADAP KEPUASAN DAN KEPERCAYAAN WISATAWAN SERTA PENGARUH PERILAKU, KEPUASAN, DAN KEPERCAYAAN WISATAWAN TERHADAP DESTINATION LOYALTY (STUDI KASUS: BALI SEBAGAI DESTINA WISATA), 07
37 HUBUNGAN ANTARA NILAI TUKAR, RIIL, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INVESTASI LANGSUNG DENGAN EKSPOR NON MIGAS INDONESIA KE JEPANG: SUATU ANALISA REGRESI DAN ADAPTASI MODEL GOLBERD-KLEIN, 08
38 VARIABEL-VARIABEL MAKROEKONOMI YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN INFLANTION TARGETING FRAMEWORK INDONESIA PERIODE PENELITIAN: 1990-2006, 07
39 PERGERAKAN NILAI TUKAR RIIL RUPIAH PADA SISTEM NILAI TUKAR MENGAMBANG BEBAS (1998:1-2006:4), 07
40 ANALISIS DAMPAK DAN PERAN PEMERINTAH-SWASTA DALAM PENANGGULANGAN BENCANA LUMPUR PANAS SIDOARJO, 07
41 PERANAN INFRASTRUKTUR BAGI PERTUMBUHAN EKONOMI DAERAH DI PULAU JAWA, 07
42 DAMPAK LIBERALISASI PERDAGANGAN TERHADAP KINERJA INDUSTRI PULP DAN KERTAS INDONESIA: 1994-2003,07
43 ANALISIS ARAH PERGERAKAN AKTIVITAS EKONOMI JAKARTA TERHADAP DAERAH SEKITARNYA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN URBAN SPRAWL, 07
44 PENGARUH INFLASI TERHADAP KINERJA PEMBIAYAAN PERBANKAN SYARIAH, VOLUME TRANSAKSI PASAR UANG ANTARABANK BERDASARKAN PRINSIP SYARIAH (PUAS) DAN POSISI OUTSTANDING SERTIFIKASI WADIAH BANK INDONESIA (SWBI), 07
45 EARLY WARNING SYSTEM UNTUK MEMPREDIKSI KRISIS KEUANGAN DI INDONESIA: PENDEKATAN MODEL MULTINOMIAL LOGIT, 07
46 PENGARUH VARIABEL EKONOMI DAN VARIABEL NON-EKONOMI TERHADAP PERMINTAAN PARIWISATA INDONESIA, 07
47 PERTUMBUHAN INDUSTRI MINYAK GORENG SAWIT DAN VARIABEL DETERMINANNYA (1998-2006), 07
48 PENGARUH KONSENTRASI PASAR TERHADAP EFEKTIFITAS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER MELAUI JALUR PINJAMAN BANK DI INDONESIA, 07
49 PENGARUH VARIABEL STRUKTUR PERDAGANGAN TERHADAP ARUS PERDAGANGAN BILATERAL INDONESIA: APLIKASI MODEL GRAVITASI, 07
50 ANALISA PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA DAN NILAI TUKAR TERHADAP PERILAKU PENYALURAN DANA PERBANKAN INDONESIA: STUDI KASUS : MEI 2002-APRIL 2007, 07
51 ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BUMN DAN PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) TERHADAP KINERJA KEUANGAN PTPN, 07
52 ANALISA DAMPAK TRANSFER DANA ALOKASI UMUM (DAU) TERHADAP PERKEMBANGAN DAERAH DI INDONESIA PERIODE 2001-2004, 07
53 PENGARUH TRANSFER DANA PEMERINTAH PUSAT KEPADA DAERAH TERHADAP KONVERGENSI PERTUMBUHAN EKONOMIDI INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL 1993-1996 DAN 2002-2005, 08
54 PERSAINGAN INDUSTRI TEPUNG TERIGU INDONESIA : STUDI KASUS 1990-2005,08
55 STUDI MENGENAI KERJA SAMA NILAI TUKAR DI ASIA TIMUR, 08
56 VARIABEL-VARIABEL DETERMINAN EKSPOR ASEAN: STUDI KASUS INDONESIA, THAILAND, SINGAPURA, FILIPINA TAHUN 1990-2006, 08
57 DETERMINAN EKSPOR MANUFAKTUR CINA KE AMERIKA PERIODE 2000-2005, 08
58 ANALISIS PERTUMBUHAN PERUSAHAAN DAN KEMAMPUANNYA BERTAHAN BERTAHAN DALAM INDUSTRI MEBEL KAYU INDONESIA (1996-2005),08
59 DAMPAK INSTRUMEN DANA ZAKAT NASIONAL TERHADAP PERTUMBUHAN KONSUMSI DAN INVESTASI PRIVAT AGREGAT: STUDI KASUS PEREKONOMIAN PADA EMPAT NEGARA MUSLIM (ANASLISI DATA PANEL 1981-2000), 07
60 PENGARUH PERDANGAN INTERNATIONAL TERHADAP PROFITABILITAS INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN KOMPONEN KENDARAAN BERMOTOR INDONESIA, 07
61 ANALISIS PENGARUH PENERAPAN INFLANTION TARGETING FRAMEWORL TERHADAP EXCHANGE RATE PASS-THROUGH DI INDONESIA, 09
62 PENGARUH LIBERALISASI PERDAGANGAN TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL DI INDONESIA: 1991-2005, 08
63 ANALISIS DETERMINAN TINGKAT KEJAHATAN PROPERTI DI JAWA TAHUN 2007, 09
64 FAKTOR-FAKTOR DETERMINAN EKSPOR CPO INDONESIA 2001-2006: ANALISA MODEL PERSAMAAN REKURSIF, 08
65 ANALISIS DETERMINASI MODEL PERMINTAAN UANG BEREDAR RUANG LINGKUP ARTIAN LUAS (M2) (STUDI KASUS: NEGARA INDONESIA, PERIODE 1990-2005),08
66 ALIRAN MODAL PORTFOLIO DAN IMPLIKASINYA TERAHADAP PERGERAKAN NILAI TUKAR. STUDI KASUS: INDONESIA 1997-2007, 08
67 DETERMINAN KOMPONEN ANGKA PENGGANDA UANG DI INDONESIA PERIODE 1997:1-2008:1, 08
68 DAMPAK KREDIT MIKRO TERHADAP KEMISKINAN: STUDI KASUS LPP UMKM KABUPATEN TANGERANG, 08
69 DETERMINAN PEMEKARAN WILAYAH DI INDONESIA: STUDI KASUS KABUPATEN / KOTA 2001-2004, 08
70 PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP AKSES PENDIDIKAN STUDI KASUS: KABUPATEN/KOTA DI PULAU JAWA PERIODE 1995-1997 DAN 2003-2006, 08
71 VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI PERFORMA EKSPOR INDUSTRI PULP DAN KERTAS INDONESIA,08
72 ANALISIS PENGARUH STRUKTUR PASAR CONTROLLABLE DAN UNCONTROLLABLE TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS INDUSTRI GULA RAFINASI TAHUN 2002-2005, 08
73 KEBIJAKAN PAJAK DAN KEMAMPUAN BERTAHAN PERUSAHAAN: STUDI KASUS INDUSTRI PENGOLAHAN KAKAO INDONESIA TAHUN 2002-2006, 09
74 PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP KONVERGENSI PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL 1995-2005, 09
75 PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PRODUKTIVITAS RUMAH TANGGA PETANIAN DI INDONESIA: ANALISIS DATA INDONESIA FAMILY LIFE SURVEY (IFLS) 2000, 09
76 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR RIIL DI INDONESIA PERIODE 1990:1-2007:4 DENGAN METODE ERROR CORRECTION MODEL,09
77 PERILAKU TABUNGAN ASEAN 5, JEPANG, CINA, KOREA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETIDAKSEIMBANGAN GLOBAL, 09
78 SUMBER STRES KARYAWAN LINI DEPAN PERBANKAN: STUDI KASUS PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK KANTOR CABANG JAKARTA-PASAR MINGGU DAN DEPOK, 09
79 DAMPAK EKONOMI SEKTOR PARIWISATA INDONESIA TAHUN 2005: ANALISA MODEL INPUT-OUTPUT, 09
80 SISTEM PERINGATAN DINI KRISIS NILAI TUKAR KASUS INDONESIA TAHUN 1990-2008, 09
81 ENTERPRENEURSHIP CAPITAL DAN PERUMBUHAN MANUFAKTUR REGIONAL STUDI EMPIRIS PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2000-2005, 09
82 ANALISIS KETERKAITAN: PENGELUARAN PEMERINTAH, PERTANIAN, DAN KEMISKINAN DI PEDESAAN SENTRA PERTANIAN INDONESIA PERIODE 1993-2005, 09
83 ANALISIS PERMINTAAN EKSPOR NON MIGAS INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT PERIODE 1990-2007, 09
84 ANALISIS HUBUNGAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DAN FDI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA, 09
85 DETERMINAN UNMET NEED KELUARGA BERENCANA DI INDONESIA: ANALISIS DATA SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA 2007, 09
86 FEAR OF FLOATING: STUDI EMPIRIS SISTEM NILAI TUKAR SECARA DE FACTO DI INDONESIA DALAM PERIODE 1994-2003,08
87 EFEKTIVITAS PROMOSI DALAM DUA PERUSAHAAN (INDOSAT DAN TELKOMSEL) PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI SELULER, 09
88 ANALISIS TINGKAT PERSAINGAN INDUSTRI PERBANK SYARIAH INDONESIAR: APLIKASI MODEL PANZAR-ROXE, 09
89 PENGARUH VARIABEL-VARIABEL MAKROEKONOMI TERHADAP INVESTASI DI G-20,09
90 VOLATILITAS NILAI TUKAR RILL, INSTABILITAS EKSPOR DAN PERTUMBUHAN OUTPUT INDONESIA DALAM REZIM NILAI TUKAR MENGGAMBANG (1990:1-2007:4), 09
91 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN INVESTASI PERUSAHAAN (STUDI KASUS PERUSAHAN LQ-45 DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2004-2007), 09
92 ANALISIS DAMPAK STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM TERHADAP KEBIJAKAN UTANG PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN YANG TERADAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005-2007, 09
93 EXCHANGE RATE UNCERTAINTY AND INDONESIA'S BILATERAL TRADE: A SECTORAL ANALYSIS, 09
94 PENGARUH POSISIS PERSAINGAN DOMESTIK TERHADAP KEMAMPUAN EKSPOR INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL (TPT) INDONESIA, 09
95 DAMPAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL TERHADAP PRODUKTIVITAS, 09
96 PENGARUH PRIVATISASI DENGAN METODE PENJUALAN SAHAM TERHADAP KINERJA 12 BADAN USAHA MILIK NEGARA DI INDONESIA, 09
97 INDONESIA'S GROWTH DIAGNOSTIC: 1980-2005, 09
98 EVALUASI PELAKSANAAN PERDA NO. 3 TAHUN 2002 TENTANG PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BOYOLALI DI KANTOR BERSAMA SAMSAT BOYOLALI, 05

Tidak ada komentar: